Karakteristik Jaringan Komputer Sekolah

Saat ini teknologi informasi berkembang pesat mengikuti perkembangan zaman termasuk komputer. Mengingat juga pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangat mendesak untuk diimplementasikan sejak dini. Tulisan kali ini akan membahasa jaringan komputer sekolah.

Umumnya dalam sebuah lab komputer, beberapa komputer terdiri dari 1 buah atau lebih server dan terkoneksi internet dalam satu jaringan komputer Local Area Network (LAN).


Internet adalah jaringan komputer terbesar yang pernah dibuat oleh manusia. Internet menghubungkan jutaan perangkat komputasi termasuk PC, Laptop, Workstation, Server, Smartphone, tablet, TV, Webcam, CCTV dan masih banyak lagi.  Internet terbuka untuk semua orang. Karena siapa saja bisa terhubung ke internet, internet juga dianggap sebagai jaringan yang paling tidak aman.

Tentu yang kami tuliskan di sini tidak harus diimplementasikan sama persis. Sebab hal ini bergantung kembali ke tata letak (layout) ruang-ruang kelas, dan jumlah siswa di masing-masing kelas tersebut.

Berikut adalah beberapa keuntungan yang didapat oleh sekolah pasca sukses mengimplementasikan jaringan komputer:

  • Dapat dengan mudah melakukan pertukaran data atau berbagi sumber daya.
  • Membantu memberikan akses informasi secara cepat dan real time serta up to date.
  • Dengan jaringan komputer dapat mempermudah pekerjaan menjadi lebih cepat.
  • Dapat sharing resource (data, program, peripheral komputer).
  • Dapat menjaga keamanan data lebih terjamin (karena hak akses dapat dibagi-bagi sesuai kepentingan masing-masing pejabat sekolah).
  • Memungkinkan kelompok kerja berkomunikasi lebih efisien.
  • Memungkinkan penyampaian lebih terpadu.
  • Memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien.
  • Database maupun konten dapat dikumpulkan, disusun dan dikelola berdasar mata pelajaran.
BACA JUGA:  Sebaiknya dari mana dana untuk memperoleh (membeli) edubox?

LAN

Jaringan komputer yang cocok untuk sekolah adalah LAN. Local Area Network (LAN) adalah sebuah jaringan komputer yang hanya mencakup wilayah kecil, seperti sekolah. Jarak jangkauan LAN memiliki jangkauan sekitar 2 KM saja. Jaringan LAN biasanya terdiri dari komputer, printer dan perangkat lainnya.

Selain beroperasi dalam ruang terbatas di sekolah, LAN sekolah juga biasanya dimiliki, dikendalikan, dan dikelola oleh satu orang (yaitu IT administrator di sekolah) atau sebuah tim IT sekolah. Mereka cenderung menggunakan teknologi konektivitas tertentu, terutama Ethernet dan Token Ring.

Ethernet adalah protokol LAN yang memungkinkan setiap PC “berlomba” untuk mengakses network. Sekarang Ethernet menjadi protokol LAN yang paling populer karena relatif murah dan mudah di-install serta ditangani.

LAN menjadi populer karena memungkinkan banyak pengguna untuk memakai sumber daya secara bersama-sama. Contoh dari sumber daya yang dapat digunakan itu misalnya suatu file server, printer dan sebagainya.

Ada juga LAN yang menggunakan teknologi jaringan wireless dengan Wi-Fi dan dikenal dengan nama Wireless Local Area Network (WLAN). Hotspot adalah istilah lain dari WLAN. Sementara itu, teknologi yang biasa dipakai untuk WLAN adalah teknologi 802.11b (Wi-fi).

Dengan menggunakan teknologi frekuensi radio, WLAN dapat bertukar data dengan perantaraan udara, menembus dinding pembatas, dan beberapa struktur beton tanpa bantuan kabel. WLAN mampu menyediakan kemampuan seperti jaringan kabel pada umumnya tanpa ada batasan seperti jaringan berkabel. Hal ini menjanjikan kebebasan dan keleluasaan dalam jaringan. seperti di laboratorium, ruang kelas, kantin, dsb.

Jaringan Terpusat

Jaringan terpusat adalah jaringan yang terdiri dari komputer client dan komputer server. Komputer client bertugas sebagai perantara dalam mengakses sumber informasi atau data yang berasal dari komputer server.

BACA JUGA:  aplikasi ujian online berbasis android

Jaringan Client-Server

Jaringan client server terdiri dari satu atau lebih komputer server dan client. Biasanya sistem jaringan ini terdiri dari satu komputer server dan beberapa komputer client. Komputer server bertugas menyediakan seumber daya data dan komputer client hanya dapat menerima dan menggunakan sumber daya tersebut.

Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Media Transmisi Data

Jaringan berkabel (Wired Network)

Media transmisi data yang digunakan dalam jaringan komputer menggunakan kabel yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain untuk dapat bertukar informasi data atau terhubung ke internet. Bila sudah memiliki jaringan berkabel (wired network) seperti ini, maka tinggal melakukan instalasi software (perangkat lunak) Edubox.

Jaringan Nirkabel (Wireless Network)

Jaringan Nirkabel menggunakan gelombang elektromagnetik untuk mengirimkan sinyal informsi atau data antar komputer satu dengan komputer lainnya. Salah satu media transmisi nirkabel adalah Wireless Adapter. Edubox yang terdiri dari mini server + router + software menggunakan konsep ini.

Jaringan-jaringan tersebut tentu harus dipelihara secara rutin. Apalagi per beberapa waktu (biasanya 3 tahun), segala fasilitas tersebut perlu dimutakhirkan alias diperbaharui. Belum termasuk pemeliharaan terhadap perangkat sumber listrik maupun AC-nya.

Apabila sudah tersedia jaringan komputer yang memadai di sekolah, maka tinggal menginstal aplikasi Edubox saja. Harga sangat terjangkau. Hanya Rp8juta saja. Tenang, bila tidak melanjutkan mekanisme berlangganan, maka aplikasi tersebut tetap dapat dipakai (meski tidak mendapat update terbaru). Untuk diketahui, biaya keberlanjutan berlangganan hanya Rp5juta saja.

Namun, apabila jaringan komputer di sekolah masih belum memadai, maka silakan gunakan hardware+software Edubox yang hanya berharga Rp3.5juta saja. Namun, penggunaannya terbatas untuk 30-an siswa dalam sekali proses belajar atau ujian.

Sekian Informasi mengenai Cara Membangun jaringan LAN untuk lab sekolah.

BACA JUGA:  Edubox Cloud

Referensi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *